Showing posts with label Kerajinan. Show all posts
Showing posts with label Kerajinan. Show all posts

Monday, September 24, 2018

Kusnudin memiliki konsumen, 80% nya dari pasar luar negeri

Saya tahun 86, itu saya hanya iseng-iseng saja. Itu kebetulan kotak-kotak kunci untuk bengkel saya itu, yang di mobil itu dilubangi tikus. Jadi lobang itu saya tutup pakai kaleng biskuit waktu itu.
Kusnudin memiliki konsumen, 80% nya dari pasar luar negeri

Beginilah aktivitas sehari-hari Kusnudin. Warga dusun Ponangan, desa Ngadirejo, Salaman, Magelang. Tangan terampil mantan supir angkutan perkotaan ini terus memotong kaleng bekas yang dikumpulkannya. Bagi kita, kaleng bekas mungkin tak akan lagi bermanfaat, namun berbeda bagi bapak 2 anak ini. Kaleng bekas yang tidak bermanfaat disulap dan diolahnya menjadi aneka kerajinan bentuk yang bernilai seni tinggi.

Kerajinan dari bahan kaleng bekas ini memang telah digelutin Kusnudin beberapa tahun silam. Bermula dari ide sederhananya, yaitu saat bapak 2 anak ini menemukan sebuah kelang bekas tanpa sengaja. Kaleng bekas tersebut dipotong-potong di pilim. Tapi, justru dari hasil penemuan tanpa sengaja tersebut Kusnudin melihatnya warna-warni dan tampak luar biasa. Yang kemudian dirangkainya menjadi seekor burung merak yang cantik.

Wednesday, August 29, 2018

Anis Yunus dan Irfan Yunianto, perajin miniatur air terjun berbahan barang bekas

Bahan-bahan yang sudah dibuang, baik dari pertokoan, mal-mal, tukang-tukang. Ini berupa gabus, tetapi kompon. Ada bahan-bahan dasar yang harus kita beli berupa semen, campuran semen dan lain-lain, serta bahan pokok lainnya untuk pembuatan miniatur ini
Anis Yunus dan Irfan Yunianto, perajin miniatur air terjun
berbahan barang bekas

Anda kembali menyimak news line nusantara, pemirsa. Berawal dari kecintaan pada alam, pengrajin di Gorontalo kemudian membuat miniatur air terjun dari stereo foam. Meski air terjun buatan, tapi kerajinan yang satu ini bisa memberikan suasana rumah anda seperti di alam nyata. Berikut liputan selengkapnya untuk anda :

Ide untuk sebuah kreatifitas bernilai ekonomis bisa datang dari mana saja. Berawal dari kecintaan pada alam, Anis Yunus dan Irfan yunianto membuat kerajinan air terjun bernuansa alam yang kini menjadi sumber pundi-pundi mereka. Yang menarik buat pria asal kecamatan kota Tengah, kota Gorontalo ini menggunakan bahan yang sudah tidak digunakan, seperti stereo foam sebagai bahan utama.

Wednesday, August 22, 2018

Lina Ikebana, pembuat kerajinan sedotan asal Medan

Caranya mudah banget kok ini. Jadi seperti ini. Yang ini namanya pipet gepeng, yang ini adalah nama pipet sedang. Ini adalah, saya terus terang saja bekerja sama dengan pabrik. Pabrik di Medan waktu lalu, saya mau join. Ternyata pabrik Medan minta 1 M, saya tidak sanggup. Sehingga saya beralih ke Jawa. Pabrik Jawa, 100 juta sudah Ok.
Lina Ikebana, pembuat kerajinan sedotan asal Medan

Tangan-tangan terampil kaum muda Indonesia sudah tidak diragukan lagi yah. Nah, yang tak kalah kreatif juga, seorang wanita asal Medan, Sumatera Utara, terkenal sebagai pengrajin pernak-pernik berbahan dasar sedotan yang sukses meraup untung hingga puluhan juta rupiah. Dia pun tak segan pula membagi ilmu dan tidak mau juga ketinggalan untuk membangun sisi kreatifitas kaum muda dengan mengajarkan keahliannya pada siswa-siswi sekolah disana. Dan siapakah sosok wanita luar biasa ini.

Kita sapa rekan Stephanie Pandia yang kini sedang mengikuti salah satu pelatihan keterampilan yang digagas seorang kreator kerajinan sedotan.

Saturday, July 14, 2018

Dini Astriani memanfaatkan Pelepah Pisang jadi Kertas untuk Hiasan Cantik

 Dini Astriani membuktikan bahwa perempuan bisa ikut serta peduli lingkungan dengan caranya masing-masing. Dan ia memilih menciptakan karya seni ramah lingkungan.
Dini Astriani memanfaatkan Pelepah Pisang jadi Kertas untuk
Hiasan Cantik

Zhendy Zaen – Masyitha Baziad
Seperti perempuan berikut ini. Tangan kreatifnya bisa mengubah sampah jadi berkah. Tepatnya memanfaatkan pelepah pisang menjadi berbagai kreasi menawan. Wah hebat. Informasi ini sekaligus menutup kebersamaan kita pagi ini. Tak bosan mengingatkan bagi yang punya informasi menarik, jangan disimpan sendiri. Anda bisa berbagi salah satunya melalui akun Twitter: @OfficialNETNews.

Kotak tisu etnik, souvenir pernikahan unik, hiasan dinding cantik, Hingga bingkai foto nan manis. Inilah bukti karya kreatif unik. Unik, karena kerajinan cantik ini terbuat dari barang tak terpakai yaitu pelepah pisang.

Tuesday, July 10, 2018

Produk anyaman suku dayak berorientasi ekspor

Sejak 2 tahun terakhir, produk anyaman suku dayak telah menarik minat para pekerja asing di Kalimantan
Produk anyaman suku dayak berorientasi ekspor

Kerajinan anyaman suku dayak menyimpan potensi besar untuk menambah pemasukan pemerintah daerah. Apalagi produk yang dihasilkan memiliki orientasi ekspor. Suroto, pengurus Yayasan Total Indonesia mengatakan sejak 2 tahun terakhir, produk anyaman suku dayak telah menarik minat para pekerja asing di Kalimantan. Biasanya mereka membawa produk kerajinan guna sebagai oleh-oleh untuk para keluarganya di negeri asal.


Suroto, pengurus Yayasan Total Indonesia, “Ya, memang saat ini kita udah apa, udah dimasukkan ke member. Dalam hal itu, bukannya tidak memiliki kemungkinan bahwa produk ini memiliki value yang tinggi untuk ekspor.”

Friday, July 6, 2018

M. Sabar, pembuat sepeda asal Pasuruan

Ide pembuatan sepeda berawal dari banyaknya pohon bambu di desanya. Namun M. Sabar terkendala modal untuk pembuatannya.
M. Sabar, pembuat sepeda asal Pasuruan

Nah yang satu ini kira-kira, pohon bambu ini bisa diolah menjadi apa saja. Kalau bambu sih mungkin banyak kegunaannya, bisa menjadi tongkat sampai beraneka kerajinan. Nah betul, satu lagi nih, bambu bisa disulap juga jadi sebuah sepeda ternyata. Di Jawa Timur, seorang pemulung kreatif menciptakan sepeda yang terbuat dari bambu.

Bambu yang lazim digunakan sebagai gedek atau dinding rumah, kini disulap menjadi karya seni yang unik. Yah, hasil kreatifitas Sabar, warga kecamatan Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, mampu merangkai bilah-bilah bambu ini menjadi sepeda. Mulai dari setir, sadel, pedal, bahkan sock breaker, semuanya terbuah dari bambu.

Saturday, June 30, 2018

Toni Yugo Pamungkas, perajin berbahan pipa bekas asal Semarang

Merasa prihatin akan adanya banyak sampah sekitar lingkungan rumah saya. Maka saya dengan inisiatif untuk mengubah sampah menjadi rupiah
Toni Yugo Pamungkas, perajin berbahan pipa bekas asal Semarang

Terima kasih anda masih bersama kami di News Week Nusantara. Wujud kreatifitas anak negeri ini di berbagai daerah di Nusantara memang tidak usah diragukan lagi. Salah satunya hadir dari pria asal Semarang, Jawa Tengah yang mengolah api di pipa bekas yang biasanya hanya menjadi limbah, kemudian menjadi kerajinan yang menarik dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Friday, June 29, 2018

Mas Bayek, penjual kerai berbahan bambu asal SOlo


Tirai bambu atau tri, begitulah nama produk kerajinan memanfaatkan bahan bambu yang berfungsi untuk meredam cahaya dan angin. Di Solo, kerajinan ini terpusat di jalan Muhammad Yamin, keratoranan, serangan. Centra kerai ini sudah eksis sejak tahun 50’an. Bayek adalah salah satu pemilik usaha yang tergolong senior disini. Dia tergolong sebagai generasi kedua yang meneruskan usaha pembuatan kerai bambu.

Pria berumur 53 tahun ini meneruskan usaha kerai bambu sejak tahun 80’an. Pasang surut usaha kerai bambu sudah pernah ia rasakan di tempat ini. Namun mendapatkan pesanan hingga Jerman menjadi bukti kerajinan buatan Bayek dan teman-temannya di terima di pasar.

Thursday, June 21, 2018

Maslikah adalah seorang perajin bunga hias asal Surabaya, Jawa Timur

Bunga ini, hasil kreasi Maslikah. Cukup dengan memanfaatkan kulit bawang putih dan kulit bawang bombay.

Maslikah adalah seorang perajin bunga hias asal Surabaya,

Jawa Timur
Di Surabaya seorang pengrajin membuat bunga hias dari kulit bawang putih. Ya, Maslikah  memilih kulit bawang yang masih utuh dan tidak terlalu tipis.

Bukan bunga asli, bukan pula bunga plastik. Bunga mawar, bunga kristan atau bunga matahari ini berbahan limbah dapur. Dari ide kreatif mas Lika, warga tanah merah kota Surabaya, Jawa Timur, kulit dari bawang putih disulap menjadi hiasan bunga. Maslikah memilih kulit bawang yang masih utuh dan tidak terlalu tipis.

Tuesday, June 19, 2018

Tri, pengrajin ukiran berbahan batu bara asal Padang

Kota sawahlunto identik dengan kota yang kaya dengan hasil bumi yaitu batu bara . Emas hitam dari perut bumi menjadi penyokong kehidupan masyarakat setempat. Kini ditangan dingin seorang pekerja seni lokal,  batu bara mampu disulap menjuadi ukiran yang cantik. Published on Dec 13, 2016.
Tri, pengrajin ukiran berbahan batu bara asal Padang

Kota Sawah Lunto kaya akan hasil bumi dan batu bara telah menopang perekonomian masyarakat setempat. Batu bara yang berasal dari kota Sawah Lunto di eksplorasi oleh pemerintah Hindia Belanda untuk diekspor ke luar negeri.

Namun kini ditangan pekerja lokal sawah lunto, batu bara mampu dijadikan sebagai hasil karya berupa ukiran yang cantik dan eksotis. Untuk menghasilkan sebuah ukiran, jenis batubara yang dipilih tidaklah sembarangan. Perlu jenis kualitas A dan C yang bisa diolah menjadi kerajinan ukiran yang memiliki nilai jual tersebut.

Friday, June 15, 2018

Edi Zaky, perajin akar bambu asal Purbalingga

Berbekal ketelatenan dan keuletan merupa wajah karakter pada akar bambu, Edi Sahrotin (29) warga Kelurahan Purbalingga Kidul, Kota Purbalingga, Jawa Tengah berhasil membuka peluang usaha baru yang menjanjikan. "Dengan berjualan langsung dan sistim online, kini pembeli sudah sampai ke Malaysia dan Singapura dan untuk pasar lokal seperti Semarang, Jakarta, Surabaya, Denpasar/Bali, Sumatra dan Kalimantan. Mereka membeli untuk di pajang dirumah, café, restoran, galery atau  untuk dijual kembali,” tuturnya.
Edi Zaky, perajin akar bambu asal Purbalingga

Ukiran-ukiran wajah ini karya Edi Zaky, warga Purbalingga, Jawa Tengah. Karya seni yang satu ini bukan terbuat dari kayu. Edi memanfaatkan akar bambu untuk membuat patung wajah. Ide awalnya datang saat dia melihat limbah bambu yang banyak di sekitar lingkungan rumah.

Kemudian Edi mulai mengumpulkan dan memanfaatkannya jadi bentuk wajah. Bentuk wajah ia sesuaikan dengan bentuk bambu yang dia dapat. Bagian akar biasanya ia biarkan terurai menjadi aksen jenggot.

Sunday, June 10, 2018

Sindhu Prasastyo membuat Kerajinan Unik dari Ban Bekas

Hasil kreatifitas seorang pemuda di Salatiga Jawa Tengah yang mengubah limbah ban bekas menjadi sebuah kerajinan yang bernilai hingga tembus pasar Eropa. Embrionya adalah program Seputar Jakarta yang pertama mengudara pada 1 November 1989 dan menyajikan berbagai perkembangan utama di ibukota. Sejak itu Seputar Indonesia memperluas cakupan liputannya ke seluruh nusantara. Seputar Indonesia memiiki filosofi “apa kata dan bagaimana pengaruh bagi masyarakat”. Filosofi ini mendasari penyajian setiap berita sehingga dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Published on Jan 19, 2016.
Sindhu Prasastyo membuat Kerajinan Unik dari Ban Bekas 

Ya, masih bersama kami pemirsa di segmen Ayo kali ini, kami akan hadirkan hasil kreatifitas seorang pemuda di Salatiga, Jawa Tengah yang membuat kerajinan dari ban bekas. Dan ini dengan omset puluhan juta rupiah dan menembus pasar luar negeri.

Selain mengurangi limbah domestik, kerajinan ban bekas juga merekrut puluhan anak jalanan sehingga memiliki kegiatan positif. Iya, seperti apa keunikan kerajinan dari ban bekas ini ? Langsung saja ini dia untuk anda.

Thursday, June 7, 2018

Kursus clay menarik minat tua dan muda


Maggie Calista, Jakarta.
Pemirsa, hari ini kami mengunjungi kursus clay. Kami akan membuat pajangan clay yang menarik seperti ini.
Clay yang digunakan sama sekali tidak berbahaya dan sangat aman bagi anak-anak. Disamping saya sudah ada guru clay Ibu Ratna yang akan membimbing kita cara membuat hiasan clay ini. Mari kita mulai!

Ratna sebelumnya berprofesi akuntansi, karena sejak kecil suka dengan kerajinan tangan. Dalam suatu kesempatan berlibur di Korea, ia melihat instalasi dan tempat kerja pembuatan clay, sehingga menginspirasi Ratna untuk memperkenalkan clay di tanah air.

Friday, March 9, 2018

Sumaryanto, pemilik HW Dewe Craft


Bagi sebagian orang, cangkang telur dianggap sebagai limbah atau sampah yang tak bernilai. Namun di mata Sumaryanto dan istrinya, Amelina. Cangkah telur ternyata bisa dijadikan produk unik dan berjual nilai tinggi.

Mengusung “HW Dewe Craft” sebagai usahanya, Sumaryanto sadar untuk bisa bersaing dalam usaha tersebut, kunci utamanya adalah kreatifitas dan inovasi. Sehingga proses trial error yang dia lakukan saat awal pengembangan usaha tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya agar diperoleh hasil jadi produk yang berkarakter.

Saturday, March 3, 2018

Haryadi Chou, pengrajin miniatur robot berbahan stik ice cream


Inilah karya berbentuk film transformer dan bermacam jenis robot lainnya berbahan stik es krim, karya Haryadi Chou atau yang biasa disapa Edie, 38 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai pengrajin perak. Berbagai jenis dan macam robot dibuatnya dengan teliti dan menggunakan alat seadanya seperti gergaji besi ukuran kecil, cutter, lem Jepang untuk perekatnya, pong dan stik es krim sebagai bahan dasarnya.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengrajin perak ini menyebutkan, awalnya dirinya ditantang oleh teman-temannya dan akhirnya dirinya terus menggeluti bidang ini sebagai pengisi waktu luangnya.

Thursday, March 1, 2018

Zainal, pengukir buah kelapa menjadi karya seni tinggi


Kalau buah kelapa kita jadikan aneka makanan ? Itu sudah biasa!
Tapi kalau kelapa muda dijadikan karya seni ukir ? Itu baru keren !
Zainal, pengukir buah kelapa menjadi karya seni tinggi.
Setiap hari sekitar 4 buah kelapa diukir.
Butuh 2 jam untuk mengukir 1 buah kelapa.
Idenya pembuatan ukiran dari kelapa, karena ukiran kayu biasa tidak laku dijual.
Berbagai ukiran wajah binatang sepeti monyet, kura-kura, panda dan tupai ia buat.
Harga 1 ukiran wajah dari kelapa senilai Rp. 50 ribu hingga Rp. 200 ribu.

Tuesday, February 20, 2018

Berkat Ibu Cici Sri Sulastri, Citra Handycraft sudah ekspor ke Manca Negara


Kamu tahu kulit kerang kan ?? Kulit kerang tahu
Ini kan kalau biasanya kulit kerang itu biasanya terbuang sebagai limbah gitu yah. Ternyata kalau kita pintar mengolahnya, kulit kerang ini bisa cantik benderang, bahkan bisa mengekspansi hingga manca negara. Dengan usaha ini bahkan bisa mempekerjakan warga disekitarnya sehingga lebih jadi sejahtera.
Ini sangat menginspirasi sekali yah. Namun sayang, ini made in Indonesia yang sekaligus menutup kebersamaan kita ini.
Sakti AL Fattah – Isabella Fawzi

Monday, February 19, 2018

Ari Widyanto, pengrajin Palet Kayu asal Madiun


Limbah tidak selamanya jadi sampah yang tak berguna. Di tangan kreatif dan terampil, produk yang dianggap sampah ini bisa dikreasikan menjadi sesuatu yan memiliki nilai jual tinggi.

Seperti yang terlihat di rumah Arif Widianto, 28 tahun, warga desa Layut, kecamatan Jiwang, kabupaten Madiun. Berbagai macam palet kayu menumpuk di depan rumahnya. Lewat ide kreatif yang dia miliki, bersama 3 karyawannya, kayu-kayu ini mampu dirobah menjadi aneka mebel yang memiliki nilai jual tinggi.

Saturday, February 17, 2018

Syahru, perajin seni ukir berbahan Limbah Akar di Indramayu, Jawa Barat


Oke ke informasi lain, seorang pria di Indramayu, Jawa Barat menyulap limbah akar pohon menjadi perabotan cantik bernilai seni. Ya, hasil karyanya bahkan dibeli dengan harga puluhan juta rupiah.

Siapa sangka perabot cantik ini berasal dari limbah. Dengan ketekunan dan sentuhan seni, limbah akar pohon yang kerap dibuang percuma, disulap menjadi barang bernilai seni tinggi. Adalah Syahru, warga desa Dadap, kecamatan Juntinyuat, kabupaten Indramayu, Jawa Tengah, sang penghasil karya indah.

Cismi Cikwati pemilik usaha Rotan Karakter bermerek “Me and Dots,” Vol 2


Artikel sebelumnya: Cismi Cikwati dengan Rotan Karakter, Me and Dots Vol 1.
Kami dan “Me and Dots” masih bersama anda di sapa siang. Ini adalah keranjang unik untuk menyimpan banyak hal. Jadi, dalam suatu jangka waktu, bikin berapa yang kayak gini-gini mbak ??
“Biasanya sih, satu karakter kita bikinnya sekalian yah. Jadi 100 sekalian. Kita ada online, ada bazaar, dan ada boots nya di mall.”
Jadi kita enggak bisa ngitung butuh berapa lama satu karakter misalnya ??
“1 karakter itu biasanya 2 minggu.”
Lamanya, dibagian apa nya ??
“Karena banyaknya itu. Dan memang penjemurannya, kalau musim hujan kan. Otomatis enggak ada matahari, jadi ya makin lama lagi kan waktunya.”
Karena ini dianyam, diwarnain, dan lain lain.
Terakhir, kamu sedang apa ?? Aku sedang berusaha untuk mencoba mewarnai dulu ya mbak ya. Karena untuk merangkai rotan ini susah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Labels

Acara Masak Memasak (2) Adang Muhidin (8) Aeromodelling (1) Afrika (1) Agristream TV (1) AGTV News (1) Ahmad Fajri (1) Air Terjun (1) Akar (4) Akar Bambu (5) Aksesoris (4) Alat Musik (15) Anggur (1) Angklung (10) Antara News (11) AnTV (3) Anyer Bakery (1) AR Channel (1) Arab Saudi (1) Asep Sancang (2) Bajaj (1) Bali (12) Balik Papan (3) Bambang Sudarsono (4) Bambootronic (1) Bambu (35) Ban Bekas (2) Bandung (17) Banten (3) Banyuasin (1) Banyuwangi (2) Batik (2) Batu (1) Batu Bara (1) Bawang (2) Beijing (2) Bejo Wage Suu (3) Bekas (2) Belajar (1) Belfast (1) Belgia (1) Berita Satu (5) Berlin (2) Biola (1) Blitar (2) Blogspot (3) Blora (1) Bogor (2) Boneka (3) Boneka Telur (1) Bonggol Bambu (1) Boyolali (1) Brussel (1) Buah dan Sayuran (2) Budaya (2) Burung (6) Bus (1) Busana dan Pakaian (3) Cangkang Telur (8) Ciamis (5) Cina (4) Cirebon (2) Cismi Cikwati (2) Clay (1) CNN Indonesia (4) Daai TV (1) Dandung Santoso (1) Daniel Vogel Essex (1) Dapur (1) Daun (4) Deli Serdang (1) Den Pasar (3) Depok (3) Desa Setulang (1) Detik News (1) Dewi Kocu (3) Didi Diarsa Adiana (4) Dokter (1) Dokter Gigi (1) Dot Art (1) Drum (1) Eceng Gondok (2) Eropa Tengah (1) Erosiska Cantika (2) Es Krim (12) Es Krim Buah (4) Es Krim Sayur (9) Facebook (10) Fajrin Aziz (2) Festival (1) Filipina (1) Flora dan Fauna (3) Florenzia Zea (2) Forklift (1) Froz Banana (1) FruChips (1) Fruit Carving (16) Gabus (1) Gadjah Mada (1) Game (1) Ganda Suganda (1) Ganda Suhanda (2) GeoLive (1) Ghana (1) Gianyar (1) Giasa Lutfiah (1) Gilang Mobyar (2) Gitar (4) Gitar Batik (1) Gorontalo (1) Gratis (1) Gresik (1) Gunung Kidul (1) Guru (1) Handphone (1) Helm (1) Herman (1) Hidroponik (3) HOw to (4) Ice Carving (1) Indonesia Morning Show (2) Indosiar (3) Indramayu (1) iNews TV (1) Instagram (4) IPB (Institut Pertanian Bogor) (1) ITS (1) Jagung (1) Jakarta (8) Jakarta Timur (2) Jakarta Utara (1) Jam Tangan (3) Jambu Kulon (1) Jasa Sewa (1) Jatnika Nangga Mihardja (2) Jatnika Nangga Miharja (5) Jawa Barat (28) Jawa Pos TV (1) Jawa Tengah (16) Jawa Timur (40) Jelekong (8) Jember (6) Jepang (2) Jepara (1) Jerman (2) Jombang (2) Kabar Kampus (1) Kain (2) Kaleng (7) Kaligrafi (3) Kalimantan (6) Kalimantan Barat (1) Kalimantan Timur (3) Kalimantan Utara (2) Kanada (1) Kapal Laut (1) Kardus (1) Karung (5) Karung Goni (11) Kayu (14) Kebumen (1) Kedai (1) Kediri (4) Kelapa (11) Kelapa Gading (1) Kelinci (2) Kenari (1) Kendaraan (5) Kendaraan Listrik (2) Kerajinan (35) Kerajinan Tangan (12) Kerang (5) Kerikil (1) Keripik (1) Kertas (2) Klaten (1) Koki (1) Kompas TV (13) Kompetisi (8) Komputer (1) Kontes (1) Kopi (2) Korek Gas (1) Kue Cubit (1) Kulit Telur (1) Kulit Ular (1) Kulon Progo (1) Kursi (1) Kusnudin (2) Kuta (1) Kutai (1) Lamongan (2) Lampion (1) Lampu Hias (5) Lampung (5) Lego (1) Lembaga sosial (1) Lilin (1) Limbah (5) Liputan 6 (5) Liputan Kota (1) Lius Kasdianto (1) Lomba (1) Lukis Telur (2) Lukisan Kaleng (2) Madiun (1) Madrasah (1) Magelang (3) Mahasiswa (1) Mainan (1) Makanan dan Minuman (4) Makassar (1) Malang (1) Malinau (1) Maluku (1) Mandau (1) Masbash (4) Medan (6) Meksiko (1) Merajut (3) Mesin Cuci (1) Mesir (1) Metro TV (37) Miniatur (15) Minuman Teh (1) MNC TV (2) Mobiloo (1) Modifikasi (1) Molis (1) Motor (3) Motor Gede (1) Motor Listrik (3) Muklis Abdul Kholik (5) Museum (1) NDtv (1) Net TV (55) Nganjuk (2) Ngawen (1) Ngawi (2) Ngemplak (1) Novie Simon (4) Oey Min Lan (1) Pacitan (1) Padang (3) Padang Sarai (1) Pagi Pagi (1) Palembang (2) Panjalu (1) Pantai (1) Paper Cutting (3) Papitakidsnews (1) Paskah (1) Pasuruan (2) Penangkaran Burung (3) Pendidikan (4) Penenun (2) Pengrajin (2) Pensil (1) Penyiar (5) Pepaya (1) Perancis (1) Perpustakaan (1) Pertanian dan Perkebunan (1) Pesawat (1) Peternakan (2) Pikiran Rakyat (1) Pinrang (1) Pipa (1) Pirografi (2) Pisang (1) Pluit (1) Pointilisme (1) Ponorogo (1) Pot Hias (2) Praha (1) Pringsewu (1) Probolinggo (1) Pulang Kampung (1) Pulau (1) Pulau Buton (1) Pulau Morotai (1) Purbalingga (2) Purwakarta (2) Pustaka Gerobak Sapi (1) Radar TV News (1) RCTI (2) Robot (2) Rohimat Hermawan (1) Rotan (8) Rotan Karakter (6) Rumah (5) Rumah Bambu (5) Rumah Kayu (1) Rumah Tangga (5) Sakti TV (1) Salak (2) Salatiga (3) Sampah (1) Sandal (1) Sapa Indonesia (5) Sarung (9) Sarung Goyor (11) Sarwidiyanto (3) Sawah Lunto (1) Sedotan (1) Sejarah (2) Sekolah (3) Selis (2) Semarang (3) Seni Decoupage (9) Seni Lukis (27) Seni Pahat (4) Seni Tari (1) Seni Ukir (12) Sepatu (1) Sepeda (17) Sepeda Bambu (10) Sepeda Kayu (5) Sepeda Listrik (17) Seputar Indonesia (1) Serbuk (1) Shanghai (1) Siluet Art (2) Sindhu Prasastyo (3) Sindo News (4) Singgih S Kartono (2) Singkong (1) Siswa (1) Skuter (1) Sleman (1) SMA (1) Snack (1) Solo (12) Solo Pos TV (6) Somalia (1) Songket (1) Sragen (2) Sri Sulastri (3) Sri Wahyuni Handayani (2) Sriwijaya TV (1) Sukabumi (2) Sukoharjo (7) Suku Dayak (6) Sulawesi (3) Sulawesi Selatan (4) Sulawesi Tengah (1) Sulawesi Tenggara (1) Suling (1) Sumatera (2) Sumatera Barat (3) Sumatera Selatan (3) Sumatera Utara (6) Sumbawa (1) Surabaya (6) Surabaya TV (1) Surf (1) Susilowati (3) Sutrisno (1) Swiss (1) Taiwan (1) Tampaksiring (1) Tangerang (2) Tato (1) Taufik Kurohman (1) Tawang Sari (2) Tebet (1) Teguh Joko Dwiyono (2) Teknologi (3) Telepon (1) Teluk Naga (1) Telur (9) Telur Paskah (1) Temanggung (3) Tempo TV (2) Tenaga Surya (1) Timlo TV (1) Tiongkok (1) Tips & Trik (1) Tonight Show (1) Tradisional (1) Trans 7 (10) Transportasi (2) Tuban (1) Tulung Agung (4) TV Bisnis (2) TV One (1) Twitter (2) Ukir Telur (1) Ukiran (5) Ukraina (1) Unik & Lucu (2) Universitas (3) Unyil (4) Vancouver (1) Video 02 (17) Video 04 (3) Video 05 (16) Viva News (1) Wahyu Kristanto (1) Wajo (1) Wawancara (4) Way Haru (1) Wayang (1) Website (4) Wetz Shinoda (1) Winarto (3) Winawan Mardi (2) Wine (2) Yaman (1) Yogyakarta (11) You Tube (5)