Melukis di atas kanvas tentunya sudah lazim dilakukan para pelukis atau mereka yang hobi melukis. Namun melukis di media kaleng belum banyak yang melakukannya. Salah seorang yang memiliki keahlian ini adalah Lani Cahyaningsari. Seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Depok, Jawa Barat.
Lani memanfaatkan kaleng sebagai media untuk menyalurkan hobi lukisnya yang sudah digelutinya selama 11 tahun. Menurut Lani, hobi melukisnya sudah mulai hobi melukisnya sudah mulai ia tekuni sejak masih kanak-kanak.
R&D Handicraft
Karung goni yang biasa digunakan untuk menampung ketela pohon, tentang dan berbagai produk pertanian lainnya, ternyata bisa menjadi bahan utama sepatu. Bahkan sepatu berbahan karung goni bisa menembus pasar manca negara.
Ya, kalau di Belgia tadi miniatur tentang dunia pertama. Di Solo, Jawa Tengah, ada kerajinan miniatur dengan tema aktivitas sehari-hari warga. Kerajinan liping ini dibuat untuk melepaskan kerinduan akan suasana pedesaan yang sekarang mulai terkikis.
Video kiriman Gigih Surya Pratama ini sekaligus menutup Net 24.
Beragam miniatur ini berasal dari kota Solo, Jawa Tengah. Kerajinan seni liping namanya. Ide kreatif ini milik pria berusia 41 tahun, Bejo Wage Su yang mendirikan seni liping JopaJapu.
Dari tangan Winarto inilah kita bisa menangkan gambaran keseharian warga di pedesaan. Mulai petani yang mengangkut hasil panen, pedati atau gerobak yang ditarik sapi. Pria yang membawa gelondongan kayu hingga pria yang sedang menimba sumur. Yang menarik, semua miniatur ini dibuat dengan menggunakan karung goni bekas.
Lewat tangan terampil warga SumBar, kecamatan Banjar Sari, Solo, Jawa Tengah. Dengan detail yang proporsional walaupun hanya mengandalkan bahan-bahan sederhana dimana selain karung goni, juga kawat dan kain perca. Semua dimulai Winarto sejak 10 tahun yang lalu saat menemukan karung bekas yang tak terpakai.
Terima kasih anda masih bersama kami di Net 12.
Dalam seni paduan titik-titik bisa menjelma menjadi sebuah kreasi cantik.
Ya, karya seperti ini berjuluk dot art atau pointilisme. Di tanah air, seni titik berkembang pesat salah satunya di Salatiga, Jawa Tengah.
Aneka pernik cantik berhias ragam corak dengan pola bertitik-titik. Inilah kreasi yang tengah naik daun di SalaTiga, Jawa Tengah.
Dot Art furniture, alias perkakas rumah tangga beraplikasi seni titik. Penggagasnya Setio Budi. Tak hanya sendiri, ia mengajak serta seniman lukis lain untuk mengembangkan karya ini.
Mbak ini namanya lukisan aliran apa mbak ??
Sebetulnya aku enggak bisa ngomong secara pasti sih. Tapi ada yang bilang sejenis polintilis, ada yang karena obyek nya realis, ada yang mengatakan bentuk realis juga. Terserah orang yang menilai.
Tiongkok sangat dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem transportasi umum yang baik. Masyarakat selain menggunakan layanan MRT dan bus umum untuk melakukan perjalanan sehari-hari. Tiongkok juga memiliki sistem transportasi ramah lingkungan yaitu sistem rental sepeda online yang dapat mempersingkat waktu perjalanan dari halte angkutan umum ke tempat tujuan.
Ketika tim Metro TV berkelana di kota Shanghai, Tiongkok, kami menemukan banyak sekali sepeda-sepeda berwarna mencolok dengan beberapa QR Code tercetak di bodi sepeda. Ternyata, sepeda-sepeda ini adalah suatu sistem sepeda rental dalam kota. Dalam sistem kunci pintar sepeda ini, sudah terpasang GPS dan modul komunikasi yang memungkinkan pengguna untuk melacak keberadaan sepeda.
Anak-anak pasti suka es krim. Tapi kalau sayuran belum tentu semua suka. Nah bagi anda ini pemirsa, kini ada cara untuk menyiasati anak yang tidak suka makan sayuran. Ide ini berasal dari 2 bocah cantik. Erosiska Cantika dan Florenzia Zea. Keduanya ini masih duduk di kelas 5 sekolah dasar loh, tapi dasar kecil-kecil cabe rawit, keduanya bisa membuat es krim dari sayuran jenis sawi bercita rasa alpukat. Wah, gimana yah caranya ??
Bangun pagi pagi siapkan perlengkapan jamuan makan untuk para tamu. Selesai makan tidak lupa suguhan Salak Sibetan - Salak yang sudah terbukti memiliki rasa tak terlupakan.
Masih bersama kami di I Love Bali, Inspirasi Bali, Inspirasi Indonesia.
Nah, Wisma sekarang ada sesuatu nih di depan Wisma. Ini ada Wine Indra dan kita sudah bermasa dengan seorang pengusaha Wine. Ada nara sumber kita yang bernama, Ida Bagus Ketut Pujayasa.
Sibetan, merupakan sentral penghasil buah salak terbesar di Bali. Salak Sibetan sudah sangat terkenal pada khususnya. Hampir di setiap pegalan penduduk sibetan di Tanami pohon salak. Untuk mengantisipasi hasil panen yang melimpah di bulan Desember, masyarakat sibetan mulai mengkreasikan buah salak menjadi berbagai macam olahan, seperti makanan maupun minuman.
Karena di musim tersebut hasil panen buah salak sangat melimpah, sehingga hasil pemasaran pun sangat agak sulit dan harganya tidak stabil. Bertolak dari itu, konsulat Australia Dewan yayasan kalima jari membuat suatu terobosan dengan memberikan bantuan alat vakum praying dan tempat bangunan untuk memproduksi kepada kelompok kurdiguna sehingga pemanfaatan buah salak bisa lebih dikreasikan menjadi berbagai macam makanan dan juga minuman.
Terima kasih anda masih bersama kami di Net. 12. Iklim di Singaraja, Buleleng, Bali sangat cocok untuk budidaya anggur. Namun sayangnya, masa kejayaan anggur Bali ini tidak seindah dulu. Betul sekali, karena untuk meningkatkan nilai jual dan mengembalikan masa jayanya, maka anggur tidak hanya disajikan menjadi buah segar. Melainkan diolah menjadi wine. Bahkan produk wine asal Bali ini sudah diakui kenikmatannya di dunia internasional.
Anggur dapat tumbuh baik di daerah tropis, salah satunya di Singaraja, Buleleng, Bali Utara. Beruntung saya datang kesini saat masa panen raya anggur di Bali. Musim panen raya anggur di Bali berkisar antara September hingga Oktober. Pak Bowo yang akan menemani saya berkeliling panjang di kebun anggur singaraja ini. Anggur ini merupakan varietas anggur putih local atau biasa disebut Belgia. Sayangnya disini tidak dibuka wisata kebun anggur untuk umum. Halo Pak Bowo, lagi ngapain?? “Lagi ngukur kadar gula untuk anggur yang mau dipanen pada bulan depan.” “Sudah 20”
Kembali bersama kami di Net 12. Zey, pembungkus atau cashing telepon genggam kamu terbuat dari apa sih ??
Dari karet, tapi bukan karet gelang yah. Karena gini yah, untuk mengantisipasi supaya kalau jatuh tidak gampang pecah handphone nya.
Nah, kalau kamu ingin pilihan yang lain. Salah satu pengrajin di kabupaten Bandung Barat, ini membuat cashing telepon genggam dari bambu.