Andi Arwin seorang guru olah raga SMP Negeri 1, Tanasitolo yang tinggal di Desa Pajalele, Kecamatan Anasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Membuat kerajinan tangan foto yang diukir disebuah papan.
Berawal dari ingin memberikan kenang-kenangan kepada temannya. Dan sekarang, hasil kerajinannya pun telah menembus mancanegara. Hobby Andi Arwin terhadap foto dan ukir kayu dipadukan dan dikembangkan sejak 2 tahun lalu.
Pulau Dewata Bali sebagai salah satu destinasi wisata populer di Indonesia tentunya menyimpan banyak sekali ragam oleh-oleh yah. Namun dibutuhkan inovasi untuk bertahan dalam mendapatkan tempat di pasar.
Bagi para pelancong, menemukan buah tangan yang unik tentu jadi kepuasan tersendiri. Begitu juga bagi para pebisnis. Inovasi segar yang khas senantiasa dihasilkan demi menjaring konsumen baru, termasuk I Ketut Adi Wirawan atau biasa dipanggil Songket.
Nah Tomi, kalau kita berbicara soal rotan nih. Biasanya kalau kita inget rotan biasanya kepikiran itu adalah kursi, terus apalagi, meja, sama ini loh, keranjang parsel. Kalau keranjang parsel, saya sering lihat dulu yang terbuat dari rotan. Nah biasanya keranjang parsel yang sering kamu lihat biasanya itu, biasa aja sih. Standar sih, bentuknya keranjang biasa dan sebetulnya tidak terpakai, alias dibuang. Karena kalau, misalnya, isinya sudah habis. Iya benar juga, mangkanya melihat potensi ini ditangan seorang ibu rumah tangga, rotan-rotan yang tadinya bentuknya biasa, bukan hanya jadi keranjang aja. Tapi dikreasikan menjadi berbagai karakter yang unik dan cantik.
Seorang pengrajin asal Bandung Barat, Herman membuat kreasi unik berbahan dasar kayu. Yang memadukan seni ukir dan gambar. Ya, ini dia kerajinan siluet kayu. Herman mengatakan, ia memilih kerajinan ini karena masih jarang pesaing dan tidak begitu berat dikerjakan untuk orang seusianya.
Kisaran harga yang Herman pasang pun bervariasi, mulai dari 100 ribu rupiah hingga 500 ribu rupiah. Tergantung besar kecilnya serta tingkat kesulitannya. Herman menyebutkan dalam sehari rata-rata ia bisa menjual 2 hingga 5 siluet kayu hasil karyanya.
Sebuah komunitas di Panjalu, Ciamis, Jawa Barat berinovasi dengan membuat karikatur siluet wajah dari kayu. Meski proses pembuatannya sederhana, yakni dengan menempelkan pola wajah ke sebidang kayu, kemudian memotong nya tetap membutuhkan ketelitian agar proses yang diperoleh tetap mirip dengan aslinya.
Kreasi ini pun banyak peminat dari berbagai kalangan, tak terkecuali juga para pejabat dan artis. Salah satunya yaitu Tuti Guntur Soekarno. Cucu presiden republik Indonesia yang pertama ini memesan 100 siluet wajah sang proklamator, Ir. Soekarno.
Inilah siluet kayu karikatur. Kreasi kayu terbaru dari komunitas anak ibu, asal Panjalu, Ciamis, Jawa Barat. Sudah 3 tahun terakhir sekelompok pemuda di Panjalu, Ciamis ini membuat terobosan baru dengan siluet sketsa wajah berbentuk karikatur.
Karya warga Ciamis ini ternyata mendapat respon positif dan mengundang banyak peminat dari berbagai kalangan, termasuk pejabat negara dan selebritis. Dalam sehari, komunitas anak ibu ini pun mampu memproduksi 20 hingga 30 siluet kayu karikatur.
Miliki rumah yang nyaman dan cantik ialah idaman banyak orang. Banyak pula yang memilih memperindah rumah indah dengan aneka hiasan. Mulai dari bertema sabicic, tema vintage, dan lain sebagainya. Uniknya media yang digunakan tak jauh dari unsur kekayuan. Seperti yang ditekuni oleh wanita pengrajin ini. Ia gemar tonjolkan lukisan bertema alam hingga lukisan bertema wanita.
Halo! Saya Inez Tiara. Saya seorang ilustrator dan crafter. Saya menggunakan kayu sebagai media lukisan saya.
Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
Saudara-saudara kali ini Karta Video sedang berada di pedesaan kabupaten Langkat. Ini anda bisa melihat 1 kerajinan tangan. Kalau anda melihat kerajinan ini, berada di kabupaten Langkat, tentu ada tanda tanya, apa ada orang langkat punya kerajinan tangan seperti ini.
Tapi saudara, kami ingin sampaikan ini sebenarnya bukan kerajinan tangan orang langkat, bukan orang karo juga, bukan orang melayu juga, bukan orang jawa yang ada disini. Tapi ini adalah kerajinan tangan dari Kalimantan sebenarnya. Ini dikerjakan oleh saudara kita dari suku dayak. Dikerjakan dalam tempo 3 hari. Anda bisa lihat, hasilnya serapi ini. Namanya saya enggak tau ini, apa namanya kalau disana.
Inilah Abdul Haris, 44 tahun, warga desa Bandung, kecamatan Tiwul, Jombang, Jawa Timur. Dengan penuh semangat, ayah 2 orang anak ini menunaikan tugasnya sebagai seorang guru. Setiap hari Abdul Haris mengajar di madrasah Istidaiyah, Bandung III, Jombang.
Haris telah mengajar selama 18 tahun. Namun dibalik ketekunannya di dalam mengajar, dirinya memiliki kesibukan yang lain, yakni berjualan jajanan dan mainan anak-anak. Bagaimana tidak, Haris harus rela banting tulang sambil mencari sambil berjualan jajanan dan mainan anak-anak, karena honor yang diterima sebagai guru hanya 400 ribu rupiah.
Enggak di goes nih.
Ini enggak di goes karena sudah ada bantuan dari aliran listrik.
Bentar, saya mau ke pasar yah. Titip cabe yah sama bawang.
Dan ini, kalau digoes enggak berat loh. Enteng. Keren banget.
Berarti ini sepeda, semuanya konsepnya. Dari mulai pemilihan material, kemudian bentuknya sampai akhirnya kami memutuskan, ini kayaknya harus diberi tambahan aliran listrik.
Kenali dulu dong Teman saya.
Coba bang, enak-enak banget. Oh iya yah. Nanas nya kerasa loh.
Mas lius juga sama bergerak dengan Farhan bergerak di bidang makanan kripik. Tapi ini kripiknya unik, dari buah-buahan semuanya yah. Jadi, buahnya dikeringkan saja. Enggak ada tambahan dan lain-lainnya.
“Buahnya ada nangka, ada salak, ada nangka, ada pisang, sama apel. Sekarang ada 5 sih. Nanti, kita akan mengeluarkan yang mix, rujak. Namanya FruChips."
Pada perjalanan kereta gituh, kadang saking ininya juga. Disela-sela meeting juga, sambil meeting sambil merajut gituh. Kalau enggak gitu ketika look pekerjaan kita tinggi juga waktu itu sering makan siang gituh. Saya sering merajut, yang penting kita sering realising ini yah, ‘stres.’
Stress nya bisa berkurang karena melakukan sesuatu yang relaxing dan itu juga kita sukai, seperti itu. Dan otak kiri dan kanan dipakai juga kan, dan semuanya. Katanya juga bisa mencegah pikun ?? Betul kah begitu ??