Sunday, June 10, 2018

Kerajinan Limbah Ban Bekas asal Salatiga mampu menembus Pasar Eropa

Setelah melewati banyak eksperimen akhirnya pada tahun 2010 Sindhu Prasastyo berhasil mengubah ban dalam bekas tersebut menjadi berbagai barang kerajinan unik. Dia menyebut pembuatan kerajinan tersebut sebagai up cycle yaitu proses mengubah barang bekas menjadi barang baru yang berguna atau memiliki nilai lingkungan yang lebih baik. Yang menarik, pria asal Salatiga berhasil memperluas pangsa pasarnya ke luar negeri dalam kurun waktu 5 tahun saja.

Kerajinan Limbah Ban Bekas asal Salatiga mampu menembus
Pasar Eropa

Inilah produk karya kreatif sejumlah pemuda yang tergabung dalam komunitas 1 di desa Tetap Gambir, Salatiga. Jika diamati sekilas, produk aksesoris seperti dompet, tas, serta gelang ini terlihat cukup mewah dan menawan hati. Namun siapa sangka, produk berlabel satu ini dibuat dari ban truk bekas.

Dengan membawa konsep upcycle, para pemuda ini menyulap ban bekas truk menjadi barang berguna. Bahkan berbagai macam produk yang sudah dirintis sejak tahun 2009 ini telah diakui dan dipasarkan ke pangsa pasar dunia. Seperti ke negara-negara besar di Eropa, Australia, dan Amerika.

Sindhu Prasastyo membuat Kerajinan Unik dari Ban Bekas

Hasil kreatifitas seorang pemuda di Salatiga Jawa Tengah yang mengubah limbah ban bekas menjadi sebuah kerajinan yang bernilai hingga tembus pasar Eropa. Embrionya adalah program Seputar Jakarta yang pertama mengudara pada 1 November 1989 dan menyajikan berbagai perkembangan utama di ibukota. Sejak itu Seputar Indonesia memperluas cakupan liputannya ke seluruh nusantara. Seputar Indonesia memiiki filosofi “apa kata dan bagaimana pengaruh bagi masyarakat”. Filosofi ini mendasari penyajian setiap berita sehingga dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Published on Jan 19, 2016.
Sindhu Prasastyo membuat Kerajinan Unik dari Ban Bekas 

Ya, masih bersama kami pemirsa di segmen Ayo kali ini, kami akan hadirkan hasil kreatifitas seorang pemuda di Salatiga, Jawa Tengah yang membuat kerajinan dari ban bekas. Dan ini dengan omset puluhan juta rupiah dan menembus pasar luar negeri.

Selain mengurangi limbah domestik, kerajinan ban bekas juga merekrut puluhan anak jalanan sehingga memiliki kegiatan positif. Iya, seperti apa keunikan kerajinan dari ban bekas ini ? Langsung saja ini dia untuk anda.

Saturday, June 9, 2018

Fajar Wijaya, pembuat Gitar Buah Maja asal Lampung

Bentuk dan proses pembuatan yang berbeda dari umumnya gitar. Bahannya tinggal dipetik langsung dari pohon maja yang tumbuh lebat di rumah Fajar. Buah yang berusia 4 bulan atau yang berwarna kuning lah yang digunakan sebagai bahan dasar gitar remaja. Karena disaat inilah kulit buah maja sudah cukup keras.
Fajar Wijaya, pembuat Gitar Buah Maja asal Lampung

Petikan dawainya merdu, memikat telinga pendengarnya. Tapi gitar ini bukan sembarang gitar. Bahan dasarnya tak menggunakan kayu, melainkan memanfaatkan buah maja. Pembuatnya adalah Fajar Wijaya, pria asal desa Natar, kabupaten Lampung Selatan.

Ditangannya buah maja yang biasanya hanya dijadikan pakan atau buah-buahan ternak dapat diolah menjadi gitar.

Muhammad Satria Nugraha, pemilik Stranough. Gitar Travel buatan Indonesia

 Prestasi Stranough Guitar Technology, sisa menembus pasar internasional bukan tanpa alasan. Produk yang unik dan desain yang inovatif membuat gitar produksi lokal ini bisa diterima masyarakat dunia. Salah satu produk kebanggaan rumah produksi ini adalah The Tripper, sebuah gitar listrik yang bisa dimainkan di mana saja.
Muhammad Satria Nugraha, pemilik Stranough. Gitar Travel buatan Indonesia

Yang satu ini juga tak kalah menginspirasi, yaitu kelompok musisi di Bandung yang mengkreasikan sebuah gitar minimalis yang nyaman dibawa bepergian. Hasilnya gitar praktis ini mampu menembus pasar alat musik dunia.

Sayangnya, made in Indonesia sekaligus mengakhiri kebersamaan kita di Net 5 kali ini, saya Patrick Effendi dan Syila Purna. Selamat Pagi dan selamat beraktivitas.

Thursday, June 7, 2018

Kursus clay menarik minat tua dan muda


Maggie Calista, Jakarta.
Pemirsa, hari ini kami mengunjungi kursus clay. Kami akan membuat pajangan clay yang menarik seperti ini.
Clay yang digunakan sama sekali tidak berbahaya dan sangat aman bagi anak-anak. Disamping saya sudah ada guru clay Ibu Ratna yang akan membimbing kita cara membuat hiasan clay ini. Mari kita mulai!

Ratna sebelumnya berprofesi akuntansi, karena sejak kecil suka dengan kerajinan tangan. Dalam suatu kesempatan berlibur di Korea, ia melihat instalasi dan tempat kerja pembuatan clay, sehingga menginspirasi Ratna untuk memperkenalkan clay di tanah air.

Tuesday, June 5, 2018

Zainullah, perintis & pemilik Bambootronic (Benda Elektronik berbahan Bambu)

Gebrakan Bambootronic memang terbilang cerdas. Dalam pandangan masyarakat kebanyakan, penggunaan bambu sebagai bahan baku hanya terbatas pada produk kerajinan, perlengkapan rumah tangga seperti pagar, hingga peralatan musik tradisional khas, di antaranya kolintang dari Sulawesi Utara dan angklung dari Jawa Barat.

Seperti kreasi musik ini, instrumen musik dari bambu yang mendunia 100 persen karya putra bangsa. Sayangnya made in Indonesia, sekaligus menutup kebersamaan kita hari ini dan besok NET 5 akan kembali hadir, salah satunya dengan agenda khas belanja murah akhir tahun. . . . Selamat beraktivitas.

Pagar adalah salah satu produk yang terbuat dari bahan dasar bambu. Tapi sayang memiliki nilai ekonomi yang sangat rendah. Kami dari ambootronic mampu menyulap bambu jadi produk ekonomi yang bernilai tinggi.

Giasa Lutfiah, perancang Energy Bike asal Lemah Abang

Program yang menampilkan berbagai paket informasi terkini (hard news, light news, entertainment news) yang dibawakan dengan gaya yang lebih dekat dan menghibur. Aktivitas harian akan terasa kurang lengkap tanpa mengikuti informasi dari Indonesia Morning Show. Published on Jan 4, 2016.
Giasa Lutfiah, perancang Energy Bike asal Lemah Abang

Berangkat dari konsep ramah lingkungan, mahasiswa Institut Teknologi dan Science Bandung yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat melakukan pengembangan sepeda menggunakan teknologi solar panel surya. Sepeda energi dan energi bike, sebuah nama yang diberikan seorang gadis cantik asal Bekasi ini untuk sebuah pengembangan teknologi sepeda.

Giasha Lutfia, warga Lemah Abang, Bekasi, Jawa Barat ini mengembangkan sepeda energi. Bermula dari keperduliannya kepada krisis energi dan krisis ekonomi yang hingga kini masih menggunakan kusir atau batu bara untuk menciptakan energi dan tidak bisa diperbaharui.

Sunday, June 3, 2018

50 centimeter adalah tinggi Sepeda listrik

CANGGIH!! Sepeda LISTRIK Lipat Yang UNIK
50 centimeter adalah tinggi Sepeda listrik

Canggih, sepeda lipat yang unik. Sejak 3 tahun terakhir, sebuah perusahaan di Beijing, China membuat sepeda listrik berukuran kecil. Perjalanan mereka mewujudkan sepeda listrik mini sudah diujung. Sebuah produk contoh sepeda listrik kecil ukuran tas punggung berhasil diciptakan.

Motor tersebut dapat melaju dengan energi listrik sejauh 24 kilometer. Sepeda tersebut di desain sangat kompak. Bila dilipat, tingginya hanya 50 centimeter, sehingga bisa dimasukkan ke dalam tas. Untuk melipatnya 2 roda bisa dimasukkan ke frame lingkaran, lalu bagian stang dan rangka bisa dimasukkan ala antena.

Skuter dan sepeda listrik bisa disewa dimana saja di Berlin

Ketika mobil bertenaga listrik gagal meyakinkan konsumen, skuter elektrik justru berpeluang besar sebagai moda transportasi jarak dekat. Tren terbaru itu kini muncul di kota Berlin. Published on Sep 4, 2015.
Skuter dan sepeda listrik bisa disewa dimana saja di Berlin

Perusahaan start up di Berlin memiliki ide untuk mendirikan E-Roller Sharing. Mereka membeli 150 skuter listrik. Skuter menggunakan baterai yang bisa dilepas dan diisi ulang secara langsung tanpa membutuhkan tempat pengisian listrik khusus, seperti pada mobil listrik.

Valerian Selther, pendiri “eMio” E-Roller Sharing, “Dalam skuter ada 2 baterai, wujudnya seperti ini. 1 baterai cukup untuk 50 kilometer, jadi secara keseluruhan 100 km. Skuter ideal untuk perjalanan dalam kota sekitar 7 sampai 10 kilometer. Jadi cukup untuk menempuh beberapa kali rute sekaligus.”

Saturday, June 2, 2018

Yuk, Bikin Es Krim dari Sayuran (Bag. 2)

Hal inilah yang dilakukan oleh Masbash dalam beberapa tahun terakhir. Mreka kuliner es buah dan sayur asal kabupaten Bandung. Published on May 10, 2016.
Yuk, Bikin Es Krim dari Sayuran (Bag. 2)

Video Sebelumnya: Yuk, Bikin Es Krim dari Sayuran (Bag. 1).

Kita masih bersama Fajrin dan. . . .Vegetable Ice Cream atau Es krim Sayur
Jadi alamat kalian sebenarnya gerainya ada di Bandung, sekitaran Jalan Riau. Jadi kalau mau mesen atau coba. Sedang jalan-jalan ke Bandung, langsung bisa coba.
Kalau sekarang kita hadirkan disini, resep-resep sedikit-sedikit gituh yang terbuat dari brokoli.
Nah, tadi udah di campur-campur semua. Supaya nanti kita jadi es krim, kita masukin ke ice maker.

Yuk, Bikin Es Krim dari Sayuran (Bag. 1)

Menikmati sayuran bagi sebagian orang seperti menaklukkan monster. Namun, di tangan para arsitek muda ini, ada trik khusus untuk menikmatinya dengan menyulap sayuran menjadi es krim yang creamy dan manis. Published on May 10, 2016.
Yuk, Bikin Es Krim dari Sayuran (Bag. 1)

Kita biasa diajarkan dengan kopor dan bahan-bahannya.
Ada juga panas, disinikan. Di luar. . .Tapi enggak apa-apa. Karena Marsya dan Farzya berjanji dari Masbash House akan mengajarkan kita membuat es krim, tapi. . . .

Ini bisa di rumah, enggak sih ??
Bisa
Enggak, dengan adonan yang dibeli di Supermarket, bisa ?? Tinggal di campur
Ya, bisa
Sekarang yang kita mau bikin. Ini aneh banget yah, ice cream

Kuliner Pisang nan Unik produk Froz Banana


Kita kalau bicara kuliner, emang inovasinya dimana-mana yah. Nah, kalau udah dibahas di media sosial, bukan enggak mungkin apa yang kamu lakukan, kamu tawarkan, kamu jual itu, akan menjadi terkenal. Nah, ada berapa orang yang sudah sukses di bidang kuliner dan salah satunya yang mereka lakukan adalah sesuatu yang unik. Saya mau ajak kalian untuk kenalan dengan dia.

Yuk kita kenalan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Labels

Acara Masak Memasak (2) Adang Muhidin (8) Aeromodelling (1) Afrika (1) Agristream TV (1) AGTV News (1) Ahmad Fajri (1) Air Terjun (1) Akar (4) Akar Bambu (5) Aksesoris (4) Alat Musik (15) Anggur (1) Angklung (10) Antara News (11) AnTV (3) Anyer Bakery (1) AR Channel (1) Arab Saudi (1) Asep Sancang (2) Bajaj (1) Bali (12) Balik Papan (3) Bambang Sudarsono (4) Bambootronic (1) Bambu (35) Ban Bekas (2) Bandung (17) Banten (3) Banyuasin (1) Banyuwangi (2) Batik (2) Batu (1) Batu Bara (1) Bawang (2) Beijing (2) Bejo Wage Suu (3) Bekas (2) Belajar (1) Belfast (1) Belgia (1) Berita Satu (5) Berlin (2) Biola (1) Blitar (2) Blogspot (3) Blora (1) Bogor (2) Boneka (3) Boneka Telur (1) Bonggol Bambu (1) Boyolali (1) Brussel (1) Buah dan Sayuran (2) Budaya (2) Burung (6) Bus (1) Busana dan Pakaian (3) Cangkang Telur (8) Ciamis (5) Cina (4) Cirebon (2) Cismi Cikwati (2) Clay (1) CNN Indonesia (4) Daai TV (1) Dandung Santoso (1) Daniel Vogel Essex (1) Dapur (1) Daun (4) Deli Serdang (1) Den Pasar (3) Depok (3) Desa Setulang (1) Detik News (1) Dewi Kocu (3) Didi Diarsa Adiana (4) Dokter (1) Dokter Gigi (1) Dot Art (1) Drum (1) Eceng Gondok (2) Eropa Tengah (1) Erosiska Cantika (2) Es Krim (12) Es Krim Buah (4) Es Krim Sayur (9) Facebook (10) Fajrin Aziz (2) Festival (1) Filipina (1) Flora dan Fauna (3) Florenzia Zea (2) Forklift (1) Froz Banana (1) FruChips (1) Fruit Carving (16) Gabus (1) Gadjah Mada (1) Game (1) Ganda Suganda (1) Ganda Suhanda (2) GeoLive (1) Ghana (1) Gianyar (1) Giasa Lutfiah (1) Gilang Mobyar (2) Gitar (4) Gitar Batik (1) Gorontalo (1) Gratis (1) Gresik (1) Gunung Kidul (1) Guru (1) Handphone (1) Helm (1) Herman (1) Hidroponik (3) HOw to (4) Ice Carving (1) Indonesia Morning Show (2) Indosiar (3) Indramayu (1) iNews TV (1) Instagram (4) IPB (Institut Pertanian Bogor) (1) ITS (1) Jagung (1) Jakarta (8) Jakarta Timur (2) Jakarta Utara (1) Jam Tangan (3) Jambu Kulon (1) Jasa Sewa (1) Jatnika Nangga Mihardja (2) Jatnika Nangga Miharja (5) Jawa Barat (28) Jawa Pos TV (1) Jawa Tengah (16) Jawa Timur (40) Jelekong (8) Jember (6) Jepang (2) Jepara (1) Jerman (2) Jombang (2) Kabar Kampus (1) Kain (2) Kaleng (7) Kaligrafi (3) Kalimantan (6) Kalimantan Barat (1) Kalimantan Timur (3) Kalimantan Utara (2) Kanada (1) Kapal Laut (1) Kardus (1) Karung (5) Karung Goni (11) Kayu (14) Kebumen (1) Kedai (1) Kediri (4) Kelapa (11) Kelapa Gading (1) Kelinci (2) Kenari (1) Kendaraan (5) Kendaraan Listrik (2) Kerajinan (35) Kerajinan Tangan (12) Kerang (5) Kerikil (1) Keripik (1) Kertas (2) Klaten (1) Koki (1) Kompas TV (13) Kompetisi (8) Komputer (1) Kontes (1) Kopi (2) Korek Gas (1) Kue Cubit (1) Kulit Telur (1) Kulit Ular (1) Kulon Progo (1) Kursi (1) Kusnudin (2) Kuta (1) Kutai (1) Lamongan (2) Lampion (1) Lampu Hias (5) Lampung (5) Lego (1) Lembaga sosial (1) Lilin (1) Limbah (5) Liputan 6 (5) Liputan Kota (1) Lius Kasdianto (1) Lomba (1) Lukis Telur (2) Lukisan Kaleng (2) Madiun (1) Madrasah (1) Magelang (3) Mahasiswa (1) Mainan (1) Makanan dan Minuman (4) Makassar (1) Malang (1) Malinau (1) Maluku (1) Mandau (1) Masbash (4) Medan (6) Meksiko (1) Merajut (3) Mesin Cuci (1) Mesir (1) Metro TV (37) Miniatur (15) Minuman Teh (1) MNC TV (2) Mobiloo (1) Modifikasi (1) Molis (1) Motor (3) Motor Gede (1) Motor Listrik (3) Muklis Abdul Kholik (5) Museum (1) NDtv (1) Net TV (55) Nganjuk (2) Ngawen (1) Ngawi (2) Ngemplak (1) Novie Simon (4) Oey Min Lan (1) Pacitan (1) Padang (3) Padang Sarai (1) Pagi Pagi (1) Palembang (2) Panjalu (1) Pantai (1) Paper Cutting (3) Papitakidsnews (1) Paskah (1) Pasuruan (2) Penangkaran Burung (3) Pendidikan (4) Penenun (2) Pengrajin (2) Pensil (1) Penyiar (5) Pepaya (1) Perancis (1) Perpustakaan (1) Pertanian dan Perkebunan (1) Pesawat (1) Peternakan (2) Pikiran Rakyat (1) Pinrang (1) Pipa (1) Pirografi (2) Pisang (1) Pluit (1) Pointilisme (1) Ponorogo (1) Pot Hias (2) Praha (1) Pringsewu (1) Probolinggo (1) Pulang Kampung (1) Pulau (1) Pulau Buton (1) Pulau Morotai (1) Purbalingga (2) Purwakarta (2) Pustaka Gerobak Sapi (1) Radar TV News (1) RCTI (2) Robot (2) Rohimat Hermawan (1) Rotan (8) Rotan Karakter (6) Rumah (5) Rumah Bambu (5) Rumah Kayu (1) Rumah Tangga (5) Sakti TV (1) Salak (2) Salatiga (3) Sampah (1) Sandal (1) Sapa Indonesia (5) Sarung (9) Sarung Goyor (11) Sarwidiyanto (3) Sawah Lunto (1) Sedotan (1) Sejarah (2) Sekolah (3) Selis (2) Semarang (3) Seni Decoupage (9) Seni Lukis (27) Seni Pahat (4) Seni Tari (1) Seni Ukir (12) Sepatu (1) Sepeda (17) Sepeda Bambu (10) Sepeda Kayu (5) Sepeda Listrik (17) Seputar Indonesia (1) Serbuk (1) Shanghai (1) Siluet Art (2) Sindhu Prasastyo (3) Sindo News (4) Singgih S Kartono (2) Singkong (1) Siswa (1) Skuter (1) Sleman (1) SMA (1) Snack (1) Solo (12) Solo Pos TV (6) Somalia (1) Songket (1) Sragen (2) Sri Sulastri (3) Sri Wahyuni Handayani (2) Sriwijaya TV (1) Sukabumi (2) Sukoharjo (7) Suku Dayak (6) Sulawesi (3) Sulawesi Selatan (4) Sulawesi Tengah (1) Sulawesi Tenggara (1) Suling (1) Sumatera (2) Sumatera Barat (3) Sumatera Selatan (3) Sumatera Utara (6) Sumbawa (1) Surabaya (6) Surabaya TV (1) Surf (1) Susilowati (3) Sutrisno (1) Swiss (1) Taiwan (1) Tampaksiring (1) Tangerang (2) Tato (1) Taufik Kurohman (1) Tawang Sari (2) Tebet (1) Teguh Joko Dwiyono (2) Teknologi (3) Telepon (1) Teluk Naga (1) Telur (9) Telur Paskah (1) Temanggung (3) Tempo TV (2) Tenaga Surya (1) Timlo TV (1) Tiongkok (1) Tips & Trik (1) Tonight Show (1) Tradisional (1) Trans 7 (10) Transportasi (2) Tuban (1) Tulung Agung (4) TV Bisnis (2) TV One (1) Twitter (2) Ukir Telur (1) Ukiran (5) Ukraina (1) Unik & Lucu (2) Universitas (3) Unyil (4) Vancouver (1) Video 02 (17) Video 04 (3) Video 05 (16) Viva News (1) Wahyu Kristanto (1) Wajo (1) Wawancara (4) Way Haru (1) Wayang (1) Website (4) Wetz Shinoda (1) Winarto (3) Winawan Mardi (2) Wine (2) Yaman (1) Yogyakarta (11) You Tube (5)