Wednesday, September 26, 2018

Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1 pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Siapa sangka limbah serbuk kayu jati yang sudah tak terpakai bisa bermanfaat. Serbuk kayu jati ini dimanfaatkan 2 orang siswa SMA 1 Blora, yaitu Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko menjadi sebuah sandal. Sandal ini dibuat mengunakan alat seadanya, seperti gunting, lem, cetakan kaki, timbangan, karpet bekas, kain hostrat, serta kayu jati.

Dengan dibantu 6 teman kelasnya yang lain, Anggi dan Intan mengerjakan bersama-sama di saat jam istirahat dan jam luang di sekolahan. Meski awalnya agak kesulitan dalam pencampuran serbuk, mereka tetap semangat dalam mengerjakannya.

Dengan berbagi tugas dari masing-masing siswa, 8 siswa itu menyelesaikan 1 pasang sandal dengan cepat. 1 pasang sandal serbuk kayu mampu diselesaikan dalam waktu 30 menit. 1 pasang sandal serbuk tersebut membutuhkan serbuk kayu jati seberat 200 gr. Dengan bermodal akses internet, mereka memasarkan hasil karyanya melalui media sosial, seperti facebook, twitter dan instagram. 1 pasang sandal juga relatif murah, mulai 30 ribu hingga 50 ribu rupiah, tergantung desain sandal.

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual. Sementara Anggi mengaku tujuannya membuat sandal dari limbah serbuk kayu itu tak lain untuk mengurangi jumlah sampah yang ada di Blora. Sehingga limbah serbuk kayu tidak terbuang sia-sia dan bisa mengurangi penumpukan limbah serbuk kayu.

Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko, pembuat sanda serbuk kayu, “Untuk awal pembuatannya kita terinspirasi dari banyaknya limbah serpihan kayu, sama limbah kayu yang tak terpakai, terutama untuk di daerah Blora sendiri. Kita disini menggunakan limbah serbuk kayu jati yang di Blora itu cukup banyak limbah serbuk kayu jatinya.”

Ahmad Idris, guru pembimbing, “Dengan cara ini, saya harap anak-anak itu bisa semakin kreatif dalam memanfaatkan limbah. Terutama limbah serbuk jati yang banyak ditemukan di Kabupaten Blora. Limbah kayu jati tersebut bisa dimanfaatkan untuk menjadi suatu barang yang layak pakai dan memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi hingga anak-anak itu bisa berkarya kalau di sekolah sini."


Video:




Foto:


Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal

Dalam pembuatan sandal dari serbuk kayu tersebut juga diikutkan pada lomba tingkat nasional dan sempat masuk 5 besar. Sementara itu Ahmad Idris, guru pembimbing Priyoanggi Sabrina Putri dan Intan Aprilia Jatmiko mengaku senang siswa nya bisa berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang disulap menjadi barang bernilai jual.
Siswa SMA 1 Blora merubah 200 gr limbah kayu Jati menjadi 1
pasang Sandal




No comments:

Post a Comment

Komentar adalah segalanya bagi penulis. Deretan susunan kalimat, entah itu pro atau pun kontra. Interaksi tersebut, bagaimanapun juga bertujuan menciptakan diskusi yang membangun. Dan saya, Clenoro Suharto, merasakan manfaat itu. Terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan komentar pada blog https://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Labels

Acara Masak Memasak (2) Adang Muhidin (8) Aeromodelling (1) Afrika (1) Agristream TV (1) AGTV News (1) Ahmad Fajri (1) Air Terjun (1) Akar (4) Akar Bambu (5) Aksesoris (4) Alat Musik (15) Anggur (1) Angklung (10) Antara News (11) AnTV (3) Anyer Bakery (1) AR Channel (1) Arab Saudi (1) Asep Sancang (2) Bajaj (1) Bali (12) Balik Papan (3) Bambang Sudarsono (4) Bambootronic (1) Bambu (35) Ban Bekas (2) Bandung (17) Banten (3) Banyuasin (1) Banyuwangi (2) Batik (2) Batu (1) Batu Bara (1) Bawang (2) Beijing (2) Bejo Wage Suu (3) Bekas (2) Belajar (1) Belfast (1) Belgia (1) Berita Satu (5) Berlin (2) Biola (1) Blitar (2) Blogspot (3) Blora (1) Bogor (2) Boneka (3) Boneka Telur (1) Bonggol Bambu (1) Boyolali (1) Brussel (1) Buah dan Sayuran (2) Budaya (2) Burung (6) Bus (1) Busana dan Pakaian (3) Cangkang Telur (8) Ciamis (5) Cina (4) Cirebon (2) Cismi Cikwati (2) Clay (1) CNN Indonesia (4) Daai TV (1) Dandung Santoso (1) Daniel Vogel Essex (1) Dapur (1) Daun (4) Deli Serdang (1) Den Pasar (3) Depok (3) Desa Setulang (1) Detik News (1) Dewi Kocu (3) Didi Diarsa Adiana (4) Dokter (1) Dokter Gigi (1) Dot Art (1) Drum (1) Eceng Gondok (2) Eropa Tengah (1) Erosiska Cantika (2) Es Krim (12) Es Krim Buah (4) Es Krim Sayur (9) Facebook (10) Fajrin Aziz (2) Festival (1) Filipina (1) Flora dan Fauna (3) Florenzia Zea (2) Forklift (1) Froz Banana (1) FruChips (1) Fruit Carving (16) Gabus (1) Gadjah Mada (1) Game (1) Ganda Suganda (1) Ganda Suhanda (2) GeoLive (1) Ghana (1) Gianyar (1) Giasa Lutfiah (1) Gilang Mobyar (2) Gitar (4) Gitar Batik (1) Gorontalo (1) Gratis (1) Gresik (1) Gunung Kidul (1) Guru (1) Handphone (1) Helm (1) Herman (1) Hidroponik (3) HOw to (4) Ice Carving (1) Indonesia Morning Show (2) Indosiar (3) Indramayu (1) iNews TV (1) Instagram (4) IPB (Institut Pertanian Bogor) (1) ITS (1) Jagung (1) Jakarta (8) Jakarta Timur (2) Jakarta Utara (1) Jam Tangan (3) Jambu Kulon (1) Jasa Sewa (1) Jatnika Nangga Mihardja (2) Jatnika Nangga Miharja (5) Jawa Barat (28) Jawa Pos TV (1) Jawa Tengah (16) Jawa Timur (40) Jelekong (8) Jember (6) Jepang (2) Jepara (1) Jerman (2) Jombang (2) Kabar Kampus (1) Kain (2) Kaleng (7) Kaligrafi (3) Kalimantan (6) Kalimantan Barat (1) Kalimantan Timur (3) Kalimantan Utara (2) Kanada (1) Kapal Laut (1) Kardus (1) Karung (5) Karung Goni (11) Kayu (14) Kebumen (1) Kedai (1) Kediri (4) Kelapa (11) Kelapa Gading (1) Kelinci (2) Kenari (1) Kendaraan (5) Kendaraan Listrik (2) Kerajinan (35) Kerajinan Tangan (12) Kerang (5) Kerikil (1) Keripik (1) Kertas (2) Klaten (1) Koki (1) Kompas TV (13) Kompetisi (8) Komputer (1) Kontes (1) Kopi (2) Korek Gas (1) Kue Cubit (1) Kulit Telur (1) Kulit Ular (1) Kulon Progo (1) Kursi (1) Kusnudin (2) Kuta (1) Kutai (1) Lamongan (2) Lampion (1) Lampu Hias (5) Lampung (5) Lego (1) Lembaga sosial (1) Lilin (1) Limbah (5) Liputan 6 (5) Liputan Kota (1) Lius Kasdianto (1) Lomba (1) Lukis Telur (2) Lukisan Kaleng (2) Madiun (1) Madrasah (1) Magelang (3) Mahasiswa (1) Mainan (1) Makanan dan Minuman (4) Makassar (1) Malang (1) Malinau (1) Maluku (1) Mandau (1) Masbash (4) Medan (6) Meksiko (1) Merajut (3) Mesin Cuci (1) Mesir (1) Metro TV (37) Miniatur (15) Minuman Teh (1) MNC TV (2) Mobiloo (1) Modifikasi (1) Molis (1) Motor (3) Motor Gede (1) Motor Listrik (3) Muklis Abdul Kholik (5) Museum (1) NDtv (1) Net TV (55) Nganjuk (2) Ngawen (1) Ngawi (2) Ngemplak (1) Novie Simon (4) Oey Min Lan (1) Pacitan (1) Padang (3) Padang Sarai (1) Pagi Pagi (1) Palembang (2) Panjalu (1) Pantai (1) Paper Cutting (3) Papitakidsnews (1) Paskah (1) Pasuruan (2) Penangkaran Burung (3) Pendidikan (4) Penenun (2) Pengrajin (2) Pensil (1) Penyiar (5) Pepaya (1) Perancis (1) Perpustakaan (1) Pertanian dan Perkebunan (1) Pesawat (1) Peternakan (2) Pikiran Rakyat (1) Pinrang (1) Pipa (1) Pirografi (2) Pisang (1) Pluit (1) Pointilisme (1) Ponorogo (1) Pot Hias (2) Praha (1) Pringsewu (1) Probolinggo (1) Pulang Kampung (1) Pulau (1) Pulau Buton (1) Pulau Morotai (1) Purbalingga (2) Purwakarta (2) Pustaka Gerobak Sapi (1) Radar TV News (1) RCTI (2) Robot (2) Rohimat Hermawan (1) Rotan (8) Rotan Karakter (6) Rumah (5) Rumah Bambu (5) Rumah Kayu (1) Rumah Tangga (5) Sakti TV (1) Salak (2) Salatiga (3) Sampah (1) Sandal (1) Sapa Indonesia (5) Sarung (9) Sarung Goyor (11) Sarwidiyanto (3) Sawah Lunto (1) Sedotan (1) Sejarah (2) Sekolah (3) Selis (2) Semarang (3) Seni Decoupage (9) Seni Lukis (27) Seni Pahat (4) Seni Tari (1) Seni Ukir (12) Sepatu (1) Sepeda (17) Sepeda Bambu (10) Sepeda Kayu (5) Sepeda Listrik (17) Seputar Indonesia (1) Serbuk (1) Shanghai (1) Siluet Art (2) Sindhu Prasastyo (3) Sindo News (4) Singgih S Kartono (2) Singkong (1) Siswa (1) Skuter (1) Sleman (1) SMA (1) Snack (1) Solo (12) Solo Pos TV (6) Somalia (1) Songket (1) Sragen (2) Sri Sulastri (3) Sri Wahyuni Handayani (2) Sriwijaya TV (1) Sukabumi (2) Sukoharjo (7) Suku Dayak (6) Sulawesi (3) Sulawesi Selatan (4) Sulawesi Tengah (1) Sulawesi Tenggara (1) Suling (1) Sumatera (2) Sumatera Barat (3) Sumatera Selatan (3) Sumatera Utara (6) Sumbawa (1) Surabaya (6) Surabaya TV (1) Surf (1) Susilowati (3) Sutrisno (1) Swiss (1) Taiwan (1) Tampaksiring (1) Tangerang (2) Tato (1) Taufik Kurohman (1) Tawang Sari (2) Tebet (1) Teguh Joko Dwiyono (2) Teknologi (3) Telepon (1) Teluk Naga (1) Telur (9) Telur Paskah (1) Temanggung (3) Tempo TV (2) Tenaga Surya (1) Timlo TV (1) Tiongkok (1) Tips & Trik (1) Tonight Show (1) Tradisional (1) Trans 7 (10) Transportasi (2) Tuban (1) Tulung Agung (4) TV Bisnis (2) TV One (1) Twitter (2) Ukir Telur (1) Ukiran (5) Ukraina (1) Unik & Lucu (2) Universitas (3) Unyil (4) Vancouver (1) Video 02 (17) Video 04 (3) Video 05 (16) Viva News (1) Wahyu Kristanto (1) Wajo (1) Wawancara (4) Way Haru (1) Wayang (1) Website (4) Wetz Shinoda (1) Winarto (3) Winawan Mardi (2) Wine (2) Yaman (1) Yogyakarta (11) You Tube (5)