Pages

Monday, September 24, 2018

Kusnudin memiliki konsumen, 80% nya dari pasar luar negeri

Saya tahun 86, itu saya hanya iseng-iseng saja. Itu kebetulan kotak-kotak kunci untuk bengkel saya itu, yang di mobil itu dilubangi tikus. Jadi lobang itu saya tutup pakai kaleng biskuit waktu itu.
Kusnudin memiliki konsumen, 80% nya dari pasar luar negeri

Beginilah aktivitas sehari-hari Kusnudin. Warga dusun Ponangan, desa Ngadirejo, Salaman, Magelang. Tangan terampil mantan supir angkutan perkotaan ini terus memotong kaleng bekas yang dikumpulkannya. Bagi kita, kaleng bekas mungkin tak akan lagi bermanfaat, namun berbeda bagi bapak 2 anak ini. Kaleng bekas yang tidak bermanfaat disulap dan diolahnya menjadi aneka kerajinan bentuk yang bernilai seni tinggi.

Kerajinan dari bahan kaleng bekas ini memang telah digelutin Kusnudin beberapa tahun silam. Bermula dari ide sederhananya, yaitu saat bapak 2 anak ini menemukan sebuah kelang bekas tanpa sengaja. Kaleng bekas tersebut dipotong-potong di pilim. Tapi, justru dari hasil penemuan tanpa sengaja tersebut Kusnudin melihatnya warna-warni dan tampak luar biasa. Yang kemudian dirangkainya menjadi seekor burung merak yang cantik.

Kusnudin, pengrajin berbahan kaleng bekas, “Saya tahun 86, itu saya hanya iseng-iseng saja. Itu kebetulan kotak-kotak kunci untuk bengkel saya itu, yang di mobil itu dilubangi tikus. Jadi lobang itu saya tutup pakai kaleng biskuit waktu itu. Sisanya ini yang membikin saya bisa membuat kerajinan ini. Sisanya itu saya plintir. Saat di plintiran, kok mengkilat, bagus gitu yah. Kebetulan saya punya kerajinan dari kerang waktu itu, itu dari Cilacap. Kemudian saya tempelkan ke ekor merak itu bagus. Saya coba bikin satu. Satu itu hampir 1 bulan saya bikin, karena saya masih nyupir angkot. Jadi setiap ngetem, saya plintir-plintir, bikin satu. Disenangi orang waktu itu.”

Dari kerajinan kaleng bekas ini, Kusnudin yang awalnya seorang supir angkot, akhirnya memutuskan untuk menggeluti dan menekuni dalam membuat aneka kerajinan. Tak tanggung-tanggung, aneka kerajinan yang dihasilkannya, mulai dari aneka bentuk burung, seperti merak, ayam, sampai aneka buah-buahan.

Kusnudin, pengrajihttps://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com/search/label/Kerajinann berbahan kaleng bekas, “Saya bikin sebenarnya itu yang berbuah. Hewan berkaki empat atau disebut bangsa burung atau bangsa unggas lah yang saya bikin. Mungkin apa yah. . . .Tokek juga ada, Naga juga ada.”

Kini Kusnudin mampu merambah ke pasar luar negeri.

“Itu konsumen, 80% orang asing. Jumlah konsumen itu.”

Tak pelak dari tangan terampil nya, kini Kusnudin mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit. Pasalnya 1 hasil karyanya bisa dipasarkan melalui harga ratusan ribu sampai puluhan juta rupiah per unitnya.

Facebook:  Karya Baru.
Alamat: Pongangan, RT.25 / RW.13, Ngadirejo, Salaman, Pangayan, Ngadirejo, Salaman, Magelang, Jawa Tengah 56162
Telepon: 0813-2888-2106


Video:




Foto:


Saya tahun 86, itu saya hanya iseng-iseng saja. Itu kebetulan kotak-kotak kunci untuk bengkel saya itu, yang di mobil itu dilubangi tikus. Jadi lobang itu saya tutup pakai kaleng biskuit waktu itu.
Kusnudin memiliki konsumen, 80% nya dari pasar luar negeri

Saya tahun 86, itu saya hanya iseng-iseng saja. Itu kebetulan kotak-kotak kunci untuk bengkel saya itu, yang di mobil itu dilubangi tikus. Jadi lobang itu saya tutup pakai kaleng biskuit waktu itu.
Kusnudin memiliki konsumen, 80% nya dari pasar luar negeri

Saya tahun 86, itu saya hanya iseng-iseng saja. Itu kebetulan kotak-kotak kunci untuk bengkel saya itu, yang di mobil itu dilubangi tikus. Jadi lobang itu saya tutup pakai kaleng biskuit waktu itu.
Kusnudin memiliki konsumen, 80% nya dari pasar luar negeri



No comments:

Post a Comment

Komentar adalah segalanya bagi penulis. Deretan susunan kalimat, entah itu pro atau pun kontra. Interaksi tersebut, bagaimanapun juga bertujuan menciptakan diskusi yang membangun. Dan saya, Clenoro Suharto, merasakan manfaat itu. Terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan komentar pada blog https://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com/