Pages

Friday, November 30, 2018

Kejuaraan Mengukir Buah pada Festival Agri Bisnis 2015

Heri Hartawan, pelajar SMK PGRI 4 Den pasar mengatakan, kesulitan dalam mengukir berbentuk wajah tokoh perwayangan ini adalah harus teliti dan hati-hati saat mengiris dan mengupas buah semangka. Jika tidak berhati-hati maka hasilnya tidak akan maksimal.
Kejuaraan Mengukir Buah pada Festival Agri Bisnis 2015

Sebanyak 28 pelajar nampak antusias mengukir buah di lapangan Basra Sandri Renon Pasar. Dengan membawa aneka macam buah, para pelajar ini terlihat berhati-hati dalam mengiris serta mengupas buah-buahan untuk menjadi hasil karya yang mereka inginkan.

Bermodalkan ketelitian dan kecermatan, dalam waktu 2 jam mereka mampu menghasilkan berbagai bentuk kreasi kerajinan ukiran seperti topeng, hewan, dan tumbuhan dari bahan yang menggunakan buah-buahan.

Heri Hartawan, pelajar SMK PGRI 4 Den pasar mengatakan, kesulitan dalam mengukir berbentuk wajah tokoh perwayangan ini adalah harus teliti dan hati-hati saat mengiris dan mengupas buah semangka. Jika tidak berhati-hati maka hasilnya tidak akan maksimal.

Heri Artawan, pelajar SMK PGRI 4 Denpasar, “Semangka sama gini, pepaya.”
Kesulitannya ?
“Dibuatnya lumayan susah lah.”
Butuh berapa lama Bli biasanya ?
“1 jam sudah selesai.”
Latihan-latihan gitu ?
“Sering lah.”

Nyoman Suastika, ketua panitia acara festival Agri Bisnis 2015 mengaku buah-buahan yang disajikan untuk selanjutnya diukir menjadi karya seni dalam segala bentuk ini merupakan hasil dari pertanian lokal di Bali.

Nyoman Suastika, ketua panita acara festival Agribisnis 2015, “Kita bisa menyajikan buah lokal bisa dicarving. Bapak ibu bisa lihat disini sebagai upaya wujud untuk memperkenalkan produk carving buah yang tak kalah pentingnya yang bisa disajikan untuk daerah pariwisata. Karena kita ketahui bahwa propinsi Bali yang sudah sangat terkenal dengan pariwisatanya.”

Nyoman Suastika menambahkan, dengan melibatkan para pelajar SMK dan SMA di Bali untuk ikut serta meramaikan acara festival Agribisnis agar generasi muda di Bali bisa menghargai dan mencintai karya pertanian dari buah lokal ini. Dari Denpasar, Bali, Pande Yudha.


Video:








Foto:



Heri Hartawan, pelajar SMK PGRI 4 Den pasar mengatakan, kesulitan dalam mengukir berbentuk wajah tokoh perwayangan ini adalah harus teliti dan hati-hati saat mengiris dan mengupas buah semangka. Jika tidak berhati-hati maka hasilnya tidak akan maksimal.
Kejuaraan Mengukir Buah pada Festival Agri Bisnis 2015

Heri Hartawan, pelajar SMK PGRI 4 Den pasar mengatakan, kesulitan dalam mengukir berbentuk wajah tokoh perwayangan ini adalah harus teliti dan hati-hati saat mengiris dan mengupas buah semangka. Jika tidak berhati-hati maka hasilnya tidak akan maksimal.
Kejuaraan Mengukir Buah pada Festival Agri Bisnis 2015

Heri Hartawan, pelajar SMK PGRI 4 Den pasar mengatakan, kesulitan dalam mengukir berbentuk wajah tokoh perwayangan ini adalah harus teliti dan hati-hati saat mengiris dan mengupas buah semangka. Jika tidak berhati-hati maka hasilnya tidak akan maksimal.
Kejuaraan Mengukir Buah pada Festival Agri Bisnis 2015





No comments:

Post a Comment

Komentar adalah segalanya bagi penulis. Deretan susunan kalimat, entah itu pro atau pun kontra. Interaksi tersebut, bagaimanapun juga bertujuan menciptakan diskusi yang membangun. Dan saya, Clenoro Suharto, merasakan manfaat itu. Terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan komentar pada blog https://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com/