Pages

Saturday, September 29, 2018

Sepeda Bambu, alternatif yang enteng selain bahan karbon

Seperti yang saya bilang tadi, bahwa sepeda bambu ini bukan ide baru, udah lebih dari 1 abad. Tapi sekarang sudah ada teknologi yang bersertifikasi, teknologi yang ok banget geometrinya, terus juga made in Indonesia dan dengan bahan baku yang ramah lingkungan.
Sepeda Bambu, alternatif yang enteng selain bahan karbon

Noni Zara, host Flash Bike
Ternyata frame sepeda bambu karya Abah Jatnika juga telah mendapatkan pengakuan secara standar kelayakan dari beberapa negara. Inilah sepeda bambu, meski kalah populer, tapi daya kekuatan dan daya terjangnya tidak kalah dengan frame berbahan logam.

Seperti yang saya bilang tadi, bahwa sepeda bambu ini bukan ide baru, udah lebih dari 1 abad. Tapi sekarang sudah ada teknologi yang bersertifikasi, teknologi yang ok banget geometrinya, terus juga made in Indonesia dan dengan bahan baku yang ramah lingkungan. Aduh saya ngomongnya selagi pilek lagi nih ya.

Dan juga kalau mau sepeda alternatif yang enteng selain karbon, bisa juga sepeda bambu adalah solusinya. Ya enggak. Ini cocok kalau buat saya nih Kang. Boleh salaman dulu kita. Terima kasih, saya bawa. Sampai jumpa

Video:




Foto:


Seperti yang saya bilang tadi, bahwa sepeda bambu ini bukan ide baru, udah lebih dari 1 abad. Tapi sekarang sudah ada teknologi yang bersertifikasi, teknologi yang ok banget geometrinya, terus juga made in Indonesia dan dengan bahan baku yang ramah lingkungan.
Sepeda Bambu, alternatif yang enteng selain bahan karbon

Seperti yang saya bilang tadi, bahwa sepeda bambu ini bukan ide baru, udah lebih dari 1 abad. Tapi sekarang sudah ada teknologi yang bersertifikasi, teknologi yang ok banget geometrinya, terus juga made in Indonesia dan dengan bahan baku yang ramah lingkungan.
Sepeda Bambu, alternatif yang enteng selain bahan karbon

Seperti yang saya bilang tadi, bahwa sepeda bambu ini bukan ide baru, udah lebih dari 1 abad. Tapi sekarang sudah ada teknologi yang bersertifikasi, teknologi yang ok banget geometrinya, terus juga made in Indonesia dan dengan bahan baku yang ramah lingkungan.
Sepeda Bambu, alternatif yang enteng selain bahan karbon



No comments:

Post a Comment

Komentar adalah segalanya bagi penulis. Deretan susunan kalimat, entah itu pro atau pun kontra. Interaksi tersebut, bagaimanapun juga bertujuan menciptakan diskusi yang membangun. Dan saya, Clenoro Suharto, merasakan manfaat itu. Terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan komentar pada blog https://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com/