Pages

Saturday, February 24, 2018

Wahyu Kristanto, pelukis Pyrography asal Ngawi


Kerajinan Tangan
Banyak cara dilakukan seniman untuk menuangkan ide dari hasil karya seninya. Salah satunya dilakukan Wahyu Kristianto, 28 tahun, warga dusun Krajan Kulon, Desa Kecamatan Sine, kabupaten Ngawi.

Bapak 1 anak ini punya cara unik dalam melukis. Yakni menggunakan alat solder listrik yang dipanaskan. Untuk medianya, wahyu menggunakan papan kayu bekas, yakni jati, mahoni, dan nangka.

Ujung solder yang panas tadi akan menggores lukisan di permukaan kayu, sehingga menjadi membekas hitam atau hangus. Yang pasti, lukisan bakar solder tersebut akan menghasilkan karya seni unik dan klasik.

Tepatnya sekitar ½ tahun lalu, bapak satu anak ini menekuni profesi sebagai pelukis solder dan Wahyu sering menerima pesanan dari para pelanggannya. Kebanyakan para pelanggannya memesan lukisan foto pribadi ataupun keluarga.

Rety, pemesan lukisan bakar, “Ya lagi pesan lukisan, baru saja di ambil. Ini lukisan wajah saya. Pilih kayu karena lebih awet, lebih klasik, serat-seratnya kalau udah dibakar ini kan malah jadi kelihatan. Menambah keunikannya sendiri. Lebih hidup gambarnya dan pasti awet banget.”

Menurut Wahyu, ia memilih bahan kayu jati, mahoni atau nangka, sebab ke 3 kayu tersebut memiliki serat bagus. Jika gores dengan besi panas atau solder, maka akan menghasilkan goresan yang bagus pula.

Wahyu Kristanto, pelukis bakar, “Awalnya saya iseng-iseng browsing, di internet itu ternyata ada lukisan yang seperti ini. Terus saya berfikir untuk menerapkan disini, karena disini belum ada dan alhamdulillah banyak peminatnya. Biasanya teman-teman itu menyebutnya lukisan bakar, karena proses pembuatannya menggunakan solder yang panas itu.”

Kalau untuk bahannya, gimana mas. Apa saja mas ??
“Bahannya dari kayu jati, kayu mahoni, kayu nangka, gituh.”

Mas, kalau untuk pengerjaannya ini, bagaimana mas. Ada kesulitannya enggak mas ??
“Alhamdulillah ada, tapi kecil itu. Misalnya tergantung pemesannya itu meminta kayu yang ini, tetapi kendalanya kayunya itu tidak ada.”

Selain melukis wajah, wahyu juga melukis hewan, pemandangan, dan bahkan sering menerima pesanan lukisan untuk wedding. Untuk 1 lukisan, Wahyu mematok harga antara 100 ribu hingga  juta rupiah. Untuk 1 lukisan Wahyu bisa merampungkan dalam waktu cepat, 2 jam saja. Sementara para pemesannya sudah ada yang berasal dari luar kota, sebab Wahyu sudah menjualnya melalui media sosial.


Video:



Foto:

 
Pola kerja dari karya seni ini bisa dikategorikan sebagai seni kerajinan tangan. Mulukis dengan menggunakan solder listrik, media lukisan berupa kayu bekas dapat dirubah kegunaannya oleh Pak Wahyu Kristianto menjadi lukisan foto pribadi dan keluarga.
Wahyu Kristanto, pelukis Pyrography asal Ngawi


 
Pola kerja dari karya seni ini bisa dikategorikan sebagai seni kerajinan tangan. Mulukis dengan menggunakan solder listrik, media lukisan berupa kayu bekas dapat dirubah kegunaannya oleh Pak Wahyu Kristianto menjadi lukisan foto pribadi dan keluarga.
Wahyu Kristanto, pelukis Pyrography asal Ngawi


Pola kerja dari karya seni ini bisa dikategorikan sebagai seni kerajinan tangan. Mulukis dengan menggunakan solder listrik, media lukisan berupa kayu bekas dapat dirubah kegunaannya oleh Pak Wahyu Kristianto menjadi lukisan foto pribadi dan keluarga.
Wahyu Kristanto, pelukis Pyrography asal Ngawi



No comments:

Post a Comment

Komentar adalah segalanya bagi penulis. Deretan susunan kalimat, entah itu pro atau pun kontra. Interaksi tersebut, bagaimanapun juga bertujuan menciptakan diskusi yang membangun. Dan saya, Clenoro Suharto, merasakan manfaat itu. Terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan komentar pada blog https://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com/