Pages

Wednesday, August 29, 2018

Anis Yunus dan Irfan Yunianto, perajin miniatur air terjun berbahan barang bekas

Bahan-bahan yang sudah dibuang, baik dari pertokoan, mal-mal, tukang-tukang. Ini berupa gabus, tetapi kompon. Ada bahan-bahan dasar yang harus kita beli berupa semen, campuran semen dan lain-lain, serta bahan pokok lainnya untuk pembuatan miniatur ini
Anis Yunus dan Irfan Yunianto, perajin miniatur air terjun
berbahan barang bekas

Anda kembali menyimak news line nusantara, pemirsa. Berawal dari kecintaan pada alam, pengrajin di Gorontalo kemudian membuat miniatur air terjun dari stereo foam. Meski air terjun buatan, tapi kerajinan yang satu ini bisa memberikan suasana rumah anda seperti di alam nyata. Berikut liputan selengkapnya untuk anda :

Ide untuk sebuah kreatifitas bernilai ekonomis bisa datang dari mana saja. Berawal dari kecintaan pada alam, Anis Yunus dan Irfan yunianto membuat kerajinan air terjun bernuansa alam yang kini menjadi sumber pundi-pundi mereka. Yang menarik buat pria asal kecamatan kota Tengah, kota Gorontalo ini menggunakan bahan yang sudah tidak digunakan, seperti stereo foam sebagai bahan utama.

Mujito, pembuat kerajinan berbahan limbah kaleng asal Semarang

Dengan memanfaatkan prinsip 3 M atau mengurangi, memanfaatkan dan mendaur ulang, seorang pria di Semarang, berhasil meraup untung dari hasil meluangkan ide kreatif membuat beragam kerajinan dari kaleng cat bekas.
Mujito, pembuat kerajinan berbahan limbah kaleng asal Semarang

Ok, meningkatnya sampah yang menghasilkan jenis limbah rumah tangga membuat sebagian kalangan berpikir untuk menciptakan sesuatu yang bernilai tinggi dari hasil memanfaatkan limbah atau sampah demi menstabilkan lingkungan hidup atau sering kita sebut Go Green.

Seperti yang dilakukan seorang Mujito, pria asal Semarang yang berhasil meraup rupiah dari hasil daur ulang kaleng bekas yang disulapnya menjadi beragam kerajinan unik yang inspiratif.

Sunday, August 26, 2018

Agus Effendi membuat Pot Bunga Hias berbahan Handuk Bekas

Agus Effendi membuat Pot Bunga Hias berbahan Handuk Bekas

Akhir pemirsa. Terkait dengan kerajinan tangan, yang satu ini tak kalah menarik nih. Di tangan Agus Effendi, warga desa Rejosari, kecamatan Gondang, Tulung Agung, Jawa Timur, handuk bekas maupun karung goni bekas ini dapat dimanfaatkan untuk membuat pot bunga hias yang unik dan artistik, serta mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.

Maria Goretti, pengrajin berbahan karung goni yang sudah ekspor

Maria Goretti, pengrajin berbahan karung goni yang sudah ekspor

Nama saya Maria Goretti. Sejak tahun 2009, saya memiliki usaha di bidang mengolah limbah dari bahan karung goni menjadi produk yang bernilai, yaitu produk tas dompet dan sebagainya. Saya juga mengajak orang-orang di sekitar rumah untuk membantu dalam proses pembuatannya agar mereka mendapat keterampilan lebih. Dengan begitu mereka dapat memperoleh penghasilan tambahan.

Ini adalah karung goni sebagai bahan dasarnya. Karung goni dipilih yang masih bagus lalu dibersihkan. Dipotong lalu dijahit sesuai desain produk yang akan dibuat. Lalu bisa dipadukan dengan kain-kain asli Indonesia, seperti kain batik, tenun ikat, dan aksesoris lainnya. Atau bahkan lukisan tangan agar lebih bernilai tinggi. Selama ini saya menjual produk saya secara lokal, karena tidak mengerti bisa memasuki pasar global, khususnya Eropa. Saya sangat senang begitu diperkenalkan dengan discovered yang merupakan satu-satunya olahan market place yang membantu dan mendukung pengrajin lokal sepenuhnya.